harryfakri-garut-bogor-bekasi-karawang-sdnpasanggrahan1-smpn1garut(96)-smun1tarogong(99)-kimiaipb(36)-assistantchemistpttj(2005-now)

March 29, 2007

KONTROVERSI “copy paste”

Filed under: tentang sekitar kita - harryfakri @ 7:34 am

Kata-kata yang sering dipraktekan orang-orang setiap hari, betapa tidak, banyak sekali kegiatan yang "copy paste" dari kegiatan sebelumnya, tanpa ada suatu perubahan. Ibarat mesin pencetak, dia akan mengulangi cetakan pertama, sama persis dengan hasil cetakan kedua. Sekarang yang menjadi pertanyaan, apakah "copy paste" adalah pekerjaan yang tabu, atau diharamkan?

Jawaban pertanyaan tersebut, cukup kompleks dan sensitif. Jadi Hry tidak bisa menjawab, melainkan hanya berpendapat:

1. DUKUNG sepenuhnya "copy paste"                

                         Tenang, Hry mendukung "copy paste" dalam hal berbagi pengetahuan, berbagi informasi, berbagi berita yang benar. JIka anda seorang muslim pasti mengenal yang namanya hadist, di suatu hadist sering ada tulisan ……dari….diriwayatkan oleh…., inilah contoh "copy paste" yang saya dukung, tetapi tentunya dengan periwayat yang shahih bukan yang dhoif…..

-nyambung ya….

March 27, 2007

kontroversi penemu telepon?

Filed under: penemu... - harryfakri @ 12:43 am

Sungguh sangat disayangkan, ternyata penemuan telepon sangat kontroversial, coba bayangkan entah berapa ratus juta orang yang telah tertipu dengan jawaban pertanyaan siapa penemu telepon. Andaikan ada kuis dengan pertanyaan seperti itu pasti jawaban yang benar adalah Alexander Graham Bell , tahukah anda jawaban yang benar sebenar-benarnya adalah Antonio Santi Giuseppe Meucci…saya berhasil membaca dari wikiedia….

berikut tulisan yang paling penting..

Pada tahun 1876, Alexander Graham Bell menyandang nama sebagai penemu telepon. Setelah Meucci mengetahuinya, ia memanggil seorang pengacara untuk memprotes pada Kantor Paten Amerika Serikat di Washington. Meucci mengalami kekalahan untuk kasus ini. Setelah adanya permusuhan antara Alexander Graham Bell dengan Western Union baru terungkap bahwa Bell sebelumnya telah menyetujui membayar duapuluh persen keuntungan komersil atas "penemuannya" selama 17 tahun kepada Western Union

 Penetapan sebagai penemu

 

Lebih dari seabad dan di seluruh penjuru dunia, Alexander Graham Bell dikenal sebagai penemu telepon. Tetapi pada tanggal 11 Juni 2002 di kongres Amerika Serikat, Antonio Meucci ditetapkan sebagai penemu telepon.

JADI SEKARANG MAUKAH ANDA MENGATAKAN BAHWA PENEMU TELEPON ADALAH ANTONIO MEUCI?

March 26, 2007

Valentino Rossi memang hebat….

Filed under: tentang sekitar kita - harryfakri @ 12:48 am

Berita dari http://www.bolanews.com/, hry kesal banget dua jagoan hry harus kandas, stoner dan pedrosa, tapi kalo jalannya pendek rossi bolehlah menang, jangan harap kalau jalannya panjang….Jalan masih panjang, jang ROSSI…..

Jerez, BOLASportsLine/bbc Valentino Rossi akhirnya meraih kemenangan perdananya musim ini di Sirkuit Jerez, Spanyol, Minggu (25/3). Pembalap tim Fiat Yamaha ini menjadi yang tercepat dalam lomba yang menempuh 27 lap. Pembalap tuan rumah, Dani Pedrosa, yang start pada urutan terdepan akhirnya hanya mampu finis di belakang Rossi yang diikuti rekan setim Rossi, Collin Edward, di urutan ketiga.

EROPA-Kualifikasi Euro 2008

Filed under: tentang sekitar kita - harryfakri @ 12:43 am

Inggris memang sial, prancis masih jelek….tim anda?

(24/3)
GrupA Kazakhstan vs Serbia 2-1; Polandia vs Azerbaijan 5-0; Portugal vs Belgia 4-0 GrupB Kep. Faroe vs Ukraina 0-2; Skotlandia vs Georgia 2-1; Lithuania vs Prancis 0-1 GrupC Moldova vs Malta 1-1; Norwegia vs Bosnia-Herzegovina 1-2; Yunani vs Turki 1-4 GrupD Irlandia vs Wales 1-0; Siprus vs Slovakia 1-3; Rep. Ceska vs Jerman 1-2; Estonia vs Rusia 0-2; Israel vs Inggris 0-0; Kroasia vs Rep. Masedonia 2-1 GrupF Liechtenstein vs Irlandia Utara 1-4; Spanyol vs Denmark 2-1 GrupG Albania vs Slovenia 0-0; Luksemburg vs Belarusia 1-2; Belanda vs Rumania 0-0

March 25, 2007

persib

Filed under: tentang sekitar kita - harryfakri @ 3:55 am

Saya yakin, persib tahun 2007-2008 pasti juara liga djarum…dengan materi seperti sekarang,asal didukung mental yang bagus saya yakin persib bisa juara….

March 24, 2007

QC PTTJ tour ke curug Cijalu

Filed under: tentang sekitar kita - harryfakri @ 4:30 am

foto-foto anak-anak QC ke Cijalu, Purwakarta …….

Rame banget….Wisata_qc_ke_curug QC PTTJ 2006

Technorati Profile

kimia 36 ipb arisan euy

Filed under: tentang sekitar kita - harryfakri @ 3:44 am

kimia 36 ipb mau ngadain lagi arisan, begitulah berita yang hry dengar eh baca dari mailist kimia36, bagus banget picrure iklannya, tapi hry gak tahu itu buatan siapa…yang pasti buatan teman- teman hry .nih picturenya….

New_arisan_8

March 23, 2007

kerjaan baru

Filed under: tentang sekitar kita - harryfakri @ 5:58 am

 

Alhamdulillah muali tgl 26 feb 07, saya bekerja di bagian yang jadi cita-cita saya, yaitu jadi tukang analisis sampel dan jaga lab.

Lumayan seru juga jadi tukang lab ya…meski baru seminggu dan dalam masa training tapi saya benar-benar menghayati pekerjaan saya, gimanapun juga saya kan orang kimia dan 5 tahun dibesarkan di lab.

Buat teman yang masih kuliah, rajin-rajinlah praktek unruk meningkatkan skill.Di dunia kerja

hutan yang hilang

Filed under: tentang sekitar kita - harryfakri @ 5:46 am

where are you??

F254 di manakah hutan kita yang hijau??

di manakah pelindung lingkungan kita??

di manakah penyejuk udara kita??

di manakah aku akan bisa terbebas dari polusi……

MARI KITA JAGA HUTAN KITA……..

sholat-1

Filed under: tentang sekitar kita - harryfakri @ 12:48 am

sholat 1

Berikut catatan tentang sholat…Biar kita2 tidak TAKLID…

Diambil dari..http://id.wikipedia.org/wiki/Shalat_Lima_Waktu

Shalat Lima Waktu adalah shalat fardhu (shalat wajib) yang dilaksanakan lima kali sehari. Hukum shalat ini adalah Fardhu ‘Ain, yakni wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim yang telah menginjak usia dewasa (pubertas), kecuali berhalangan karena sebab tertentu.

Shalat Lima Waktu merupakan salah satu dari lima Rukun Islam. Allah menurunkan perintah sholat ketika peristiwa Isra’ Mi’raj.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Jenis shalat

Kelima shalat lima waktu tersebut adalah:

  1. Shubuh, terdiri dari 2 raka’at. Waktu Shubuh diawali dari munculnya fajar shaddiq, yakni cahaya putih yang melintang di ufuk timur. Waktu shubuh berakhir ketika terbitnya matahari.
  2. Zhuhur, terdiri dari 4 raka’at. Waktu Zhuhur diawali jika matahari telah tergelincir (condong) ke arah barat, dan berakhir ketika masuk waktu Ashar.
  3. Ashar, terdiri dari 4 raka’at. Waktu Ashar diawali jika panjang bayang-bayang benda melebihi panjang benda itu sendiri. Khusus untuk madzab Imam Hanafi, waktu Ahsar dimulai jika panjang bayang-bayang benda dua kali melebihi panjang benda itu sendiri. Waktu Ashar berakhir dengan terbenamnya matahari.
  4. Maghrib, terdiri dari 3 raka’at. Waktu Maghrib diawali dengan terbenamnya matahari, dan berakhir dengan masuknya waktu Isya’.
  5. Isya’, terdiri dari 4 raka’at. Waktu Isya’ diawali dengan hilangnya cahaya merah (syafaq) di langit barat, dan berakhir hingga terbitnya fajar shaddiq keesokan harinya. Menurut Imam Syi’ah, Shalat Isya’ boleh dilakukan setelah mengerjakan Shalat Maghrib.

Khusus pada hari Jum’at, Muslim laki-laki wajib melaksanakan Shalat Jum’at di masjid secara berjamaah (bersama-sama) sebagai pengganti Shalat Zhuhur. Shalat Jum’at tidak wajib dilakukan oleh perempuan, atau bagi mereka yang sedang dalam perjalanan (musafir).

Berdasarkan hadist, dari Abdullah bin Umar ra, Nabi Muhammad bersabda: Waktu shalat Zhuhur jika matahari telah tergelincir, dan dalam keadaan bayangan dari seseorang sama panjangnya selama belum masuk waktu Ashar. Dan waktu Ashar hingga matahari belum berwarna kuning (terbenam). Dan waktu shalat Maghrib selama belum terbenam mega merah. Dan waktu shalat Isya’ hingga pertengahan malam bagian separuhnya. Waktu shalat Subuh dari terbit fajar hingga sebelum terbit matahari. (Shahih Muslim)

[sunting] Waktu shalat

Waktu shalat relatif terhadap peredaran semu matahari
Waktu shalat relatif terhadap peredaran semu matahari

Waktu shalat dari hari ke hari, dan antara tempat satu dan lainnya bervariasi. Waktu shalat sangat berkaitan dengan peristiwa peredaran semu matahari relatif terhadap bumi. Pada dasarnya, untuk menentukan waktu sholat, diperlukan letak geografis, waktu (tanggal), dan ketinggian.

[sunting] Syuruq

Syuruq adalah terbitnya matahari. Waktu syuruq menandakan berakhirnya waktu Shubuh. Waktu terbit matahari dapat dilihat pada almanak astronomi atau dihitung dengan menggunakan algoritma tertentu.

[sunting] Zhuhur

Waktu istiwa’ (zawaal) terjadi ketika matahari berada di titik tertinggi. Istiwa’ juga dikenal dengan sebutan "tengah hari" (Bahasa Inggris: midday/noon). Pada saat istiwa’, mengerjakan ibadah shalat (baik wajib maupun sunnah) adalah haram. Waktu zhuhur tiba sesaat setelah istiwa’, yakni ketika matahari telah condong ke arah barat. Waktu "tengah hari" dapat dilihat pada almanak astronomi atau dihitung dengan menggunakan algoritma tertentu.

Secara astronomis, waktu Zhuhur dimulai ketika tepi "piringan" matahari telah keluar dari garis zenith, yakni garis yang menghubungkan antara pengamat dengan pusat letak matahari ketika berada di titik tertinggi (istiwa’). Secara teoretis, antara istiwa’ dengan masuknya zhuhur membutuhkan waktu 2,5 menit, dan untuk faktor keamanan, biasanya pada jadwal shalat, waktu zhuhur adalah 5 menit setelah istiwa’.

[sunting] Ashar

Menurut mazhab Syafi’i, Maliki, dan Hambali, waktu Ashar diawali jika panjang bayang-bayang benda melebihi panjang benda itu sendiri. Sementara madzab Imam Hanafi mendefinisikan waktu Ahsar jika panjang bayang-bayang benda dua kali melebihi panjang benda itu sendiri. Waktu Ashar dapat dihitung dengan algoritma tertentu yang menggunakan trigonometri tiga dimensi.

[sunting] Maghrib

Waktu Maghrib diawali ketika terbenamnya matahari. Terbenam matahari di sini berarti seluruh "piringan" matahari telah "masuk" di bawah horizon (cakrawala).

[sunting] Isya dan Shubuh

Waktu Isya didefinisikan dengan ketika hilangnya cahaya merah (syafaq) di langit, hingga terbitnya fajar shaddiq. Sedangkan waktu Shubuh diawali ketika terbitnya fajar shaddiq, hingga sesaat sebelum terbitnya matahari (syuruq).

Perlu diketahui, bahwa sesaat setelah matahari terbenam, langit kita tidak langsung gelap, karena bumi kita memiliki atmosfer sehingga meskipun matahari berada di bawah horizon (ufuk barat), masih ada cahaya matahari yang direfraksikan di langit.

Dari sisi astronomis, cahaya di langit yang terdapat sebelum terbitnya matahari dan setelah terbenamnya matahari dinamakan twilight, yang secara literal artinya "cahaya diantara dua", yakni antara siang dan malam. Dalam Bahasa Arab, "twilight" disebut syafaq. Secara astronomis, terdapat tiga definisi twilight:

  • Twilight Sipil, yakni ketika matahari berada 6° di bawah horizon
  • Twilight Nautikal, yakni ketika matahari berada 12° di bawah horizon
  • Twilight Astronomis, yakni ketika matahari berada 18° di bawah horizon

Astronom menganggap "Twilight Astronomis Petang" menandakan dimulainya malam hari; namun definisi ini adalah untuk keperluan praktis saja.

Secara astronomis, waktu Shubuh merupakan kebalikan dari waktu Isya’. Menjelang pagi hari, fajar ditandai dengan adanya cahaya yang menjulang tinggi (vertikal) di ufuk timur; Ini dinamakan "fajar kadzib". Cahaya tersebut kemudian menyebar di cakrawala (secara horizontal), dan ini dinamakan "fajar shaddiq".

Bagi penentuan jadwal waktu shalat (yakni munculnya "fajar shaddiq" dan hilangnya syafaq di petang hari), terdapat variasi penentuan sudut "twilight" oleh berbagai organisasi. Banyak diantara umat Islam menggunakan Twilight Astronomis (yakni ketika matahari berada 18° di bawah horizon) sebagai waktu fajar shaddiq. Sebagian yang lain menetapkan kriteria fajar shaddiq atau syafaq terjadi ketika matahari berada 17°, 19°, 20°, dan bahkan 21°. Sebagian yang lain bahkan menggunakan kriteria penambahan 90 menit, 75 menit, atau 60 menit.

Sebuah penelitian dan observasi di berbagai tempat di dunia menunjukkan bahwa penentuan sudut twilight tertentu ternyata tidak valid (tidak bisa berlaku) untuk seluruh tempat di bumi ini terhadap peristiwa fajar shaddiq dan hilangnya syafaq [1]. Peristiwa tersebut merupakan fungsi dari letak lintang dan musim yang bervariasi di tempat satu dan lainnya.

[sunting] Imsak

Ketika menjalankan ibadah puasa, waktu Shubuh menandakan dimulainya ibadah puasa. Untuk faktor "keamanan", ditetapkan waktu Imsak, yang umumnya 5-10 menit menjelang waktu Shubuh

Bersambung..teman!!

Get free blog up and running in minutes with Blogsome
Theme designed by Alex King